Petani kopi lampung barat mengeluh

Kabupaten lampung barat rata rata penduduknya mayoritas petani kopi.dalam hal ini petani kopi yang ada dilampung barat mengeluh ,bukan soal harga jual kopi tetapi hasil kopi tahun ini menurun drastic.

Biasanya dalam per hektar bisa menghasilkan 3 ton atau lebih sekarang paling banyak 3 kwintal,padahal tanaman kopi dilampung barat tumbuh subur tetapi buahnya berkurang,

mungkin dikarenakan musim hujan yang cukup tinggi sehingga mempengaruhi pertumbuhan tanaman kopi tersebut.masa panen kopi dilampung barat sekarang sudah memasuki hamper habis.dalam soal harga sebetulnya untuk tahun ini cukup bagus per kilo kopi  mencapai harga 23.000.

Baca juga : Salurkan Karya Tulismu Disini

Menurut petani kopi sutrisno " harga kopi sekarang memang bagus tetapi walaupun harganya bagus kalau buahnya tidak ada buat apa yang ada hanya menambah beban dan pussing .karna selama ini tanaman yang menjadi andalan untuk membiayai hidup sehari hari tidak mendapatkan hasil"

sutrisno adalah petani kopi yang ada didesa pedalaman yaitu desa tawan kecamatan lumbok seminung kabupaten lampung barat ini mengeluh sekali  dengan panen tahun ini .

Padahal sutrisno berharap panen tahun ini bisa untuk membayar hutang hutanya karna selama ini hamper rata rata petani didesa ini untuk biaya hidup sehari hari pinjam modal dan dibayar masa musim panen.jangankan untuk bayar hutang ,untuk biaya hidup saja sekarang bingun apalagi untuk biaya pendidikan sekolah anak anaknya.para petani didesa ini berharap kedepanya ditahun mendatang tidak seperti tahun ini. Para petani juga memohon kepada instansi terkait tolong dan mohon bantuanya agar diperhatikan para petani kopi yang ada dilampung barat khususnya desa tawan kecamatan lumbok seminung.(jose).
Petani kopi lampung barat mengeluh Petani kopi lampung barat mengeluh Reviewed by Unknown on 7:10 AM Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.