Zaid Anak Gembala Merindukan Damainya Langit Sore

Sapi Jantan / Foto Net

Jagadku.com - Pada tahun 2000-an terdapat seorang anak yang sudah mempunyai tugas membantu orang tuanya yaitu menggembala sapi setiap harinya, ia bernama Zaid (Bukan Nama Aslinya) yang baru duduk kelas 4 SD atau masih berumur sekitar 10 tahun yang sudah mempunyai rutinitas menggembala hewan mamalia tersebut.

Zaid yang lahir dari keluarga tidak mampu di desa Kemalo Abung Kecamatan Abung selatan Lampung Utara, Lampung tersebut menggembala dari mulai habis waktu sholat dhuhur biasa berangkat pukul 13.00 WIB hingga Sore hari berkisar pukul 16.00 WIB hingga Pukul 17.30 WIB.

Ia menggembala dengan menggunakan gerobak yang terbuat dari kayu kecuali bagian roda dan as yang menggunakan ban mobil bekas dan besi yang dimodifikasi menjadi gerobak yang disengaja dibuat untuk mengangkut rumput dan bahan hasil bumi lainnya. Zaid menggembala sapi bukanlah satu-satunya anak di desa tersebut melainkan beberapa teman seusianya yang juga menggembala sapi.namun tidak banyak dan selebihnya adalah bapak-bapak.

Entah karena ingin berbakti kepada orang tuanya atau dengan faktor yang lain Zaid menggembala sapi hingga masuk sekolah SMA sudah puluhan tahun ia bergelut dengan rumput dan sapi.

ia sangat merindukan waktu sore hari, Waktu sore hari adalah waktu istimewa ketika Sore hari bisa dirumah, bisa bermain dengan teman seusianya, dan merindukan acara televisi di waktu siang sampai sore hari. ia sangat sedih ketika disekolah mendengarkan teman-temannya bercerita bermain bola sewaktu pulang sekolah, karena  ia tidak bisa bermaian bola diwaktu sore karena harus menggembala sapi.

terlebih ketika waktu duduk dibangku SMA, seorang guru bercerita agar melihat acara televisi yang ada  manfaatnya seperti acara seperti acara Trans 7 Dunia Binatang, Dunia air dan lain sebagainya, namun Nyaris Zaid pun tidak mengetahui dengan acara TV tersebut karena acara itu tayang sekitar pukul 14.00 WIB hingga pukul 16. WIB.

Suasana Langit Sore dengan semilir angin ia rasakan betapa Indahnya ketika ia dirumah saat sesekali ia tidak menggembala karena ada kegiatan les di sekolah. dan ia berkata " Sungguh Aku rindu suasana langit sore di perkampungan, bukan di Ladang tempat menggembala". kata Zaid. Meski begitu  tetap menggembala sapi demi membantu orang tuanya dengan ikhlas berharap ada berkah dari apa yang ia lakukan waktu itu. (Jose)

Bersambung ... 
Baca Selanjutnya Zaid Si Pengembala Bintang Kelas
Zaid Anak Gembala Merindukan Damainya Langit Sore Zaid Anak Gembala Merindukan Damainya Langit Sore Reviewed by Unknown on 7:36 AM Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.