Zaid "Priyatin" Diantara Pesagi - Seminung

Gunung Seminung / Foto Jagadku.com

Jagadku.com - Sebelum masuk kedalam inti topik yang akan penulis sampaikan, penulis ingin terangkan sedikit mengenai kata priyatin agar tidak menimbulkan arti yang berbeda.

Kata "priyatin" adalah berasal dari bahasa jawa yang artinya tidak sama dengan kata " Prihatin" yang mungkin hampir sama namun tidak pas dengan apa yang akan disampaikan.

Priyatin yang penulis maksud disini adalah berlaku prihatin atau mem-prihatin-kan diri, bukan memprihatinkan gara gara sesuatu.

Oke langsung saja di provinsi Lampung terdapat gunung tertinggi yaitu gunung Pesagi letaknya di Lampung barat dan juga gunung tertinggi kedua yaitu gunung Seminung juga di Lampung barat yang berada tidak jauh dari danau Ranau.

Selain kedua gunung tersebut Lampung barat mempunyai banyak gunung dan bukit dan yang terkenal dengan hawa dingin wilayahnya.

Zaid tinggal di kota Liwa Lampung barat dimana kota Liwa adalah ibukota kabupaten dan di kota Lampung barat Tersebut tidak jauh dengan gunung Pesagi juga gunung Seminung.

Di kota liwa mungkin hanya kota kecil, namun kota ini sangat zaid cintai meski ini bukan kota kelahiran zaid, 

dikota tersebut zaid pikir adalah kota yang damai, jauh dari pergaulan dengan gemerlap nya dunia yang menyilaukan.juga didukung dengan warga setempat yang selalu Hidup damai dan menjunjung tinggi nilai nilai budaya yang baik.

Setelah ia menjalani kehidupan di bumi dengan semboyan "Beguai jejama" beberapa tahun ditempat itu selain ia mencari nafkah adalah tempat yang sangat cocok untuk meningkatkan ibadah kepada Allah SWT.

Meski didalam meningkatkan ibadah tersebut masih dalam kategori belajar, namun itu yang saat ini bisa dilakukan oleh Zaid.

jika diukur dengan materi Dunia mungkin zaid bukanlah orang yang kaya, namun ia menjalani hidupnya dengan penuh kesyukuran dengan anugerah yang Allah SWT berikan dengan segala nikmatnya.

ia dalam kesehariannya berusaha dengan sekuat tenaga agar bisa memperoleh ridho Allah SWT, dengan melakukan ibadah -ibadah meski banyak rintangan dan godaan duniawai yang datang silih beerganti.

ia hanya punya keyakinan bahwa berusaha membuat "Sing Penting Allah Ora nesu " (Yang penting tidak marah)" seperti yang dikatakan oleh Emha Ainun Najib seorang Ulama yang ia idolakan.

ia sadar profesi yang ia geluti saat ini adalah profesi yang cukup beresiko dan tentunya banyak godaan tentang gemerlapnya dunia yang ia bisa raih apabila menyalahgunakan profesinya untuk kepentingan pribadinya.karena ada power yang melekat dalam profesi tersebut.

Namun tidak bagi dia, ia memilih untuk bersikap lurus-lurus saja meski banyak orang yang mengatakan bahwa ia adalah bodoh karena tidak memanfaatkan kesempatan tersebut.tapi tak mengapa ia dibilang bodoh, karena memang sekarang yang jujur, yang baik dianggap bodoh, sedangkan yang berbuat curang malah disebut pintar.

zaid ingin menjadi orang yang bermafaat didalam masyarakat, ingin mendalami ilmu agama, ingin beribadah sebanyak-banyaknya, ingin berharap ridho allah. (jose)
Bersambung...

Zaid "Priyatin" Diantara Pesagi - Seminung Zaid "Priyatin" Diantara Pesagi - Seminung Reviewed by Unknown on 9:56 AM Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.